Poin-Poin Utama:
- Pemulihan harga emas didukung oleh pelemahan dolar, tetapi imbal hasil Treasury yang meningkat masih membatasi momentum kenaikan yang signifikan.
- Harga emas naik setelah mengalami penurunan selama enam sesi berturut-turut, menguji level resistensi $2604 saat dolar terhenti mendekati level tertinggi satu tahun.
- Pelaku pasar memantau pidato pejabat Federal Reserve dan imbal hasil Treasury untuk mencari petunjuk apakah emas dapat menembus level $2604 atau justru turun di bawah $2536.
- Penembusan di atas $2604 dapat mendorong harga menuju $2653, dengan potensi retracement antara $2663 hingga $2693.
- Penurunan di bawah $2536 berisiko menyebabkan kerugian lebih dalam, dengan target rata-rata pergerakan 200 hari di $2403 sebagai indikator bearish utama.
Harga Emas Naik Seiring Pelemahan Dolar dan Stabilnya Imbal Hasil
Harga emas diperdagangkan lebih tinggi pada Senin, pulih dari penurunan selama enam sesi terakhir setelah menemukan dukungan di sekitar $2536,85 minggu lalu. Pemulihan ini terjadi ketika rally dolar AS terhenti di bawah level tertinggi satu tahun baru-baru ini, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang non-dolar.
Pada pukul 10:55 GMT, XAU/USD berada di $2591,51, naik $28,29 atau +1,10%.
Pemulihan harga emas sebagian didorong oleh jeda dalam penguatan dolar AS, yang mencatat kenaikan 1,6% minggu lalu. Indeks dolar tetap tinggi setelah kinerja yang kuat pada bulan Oktober, dipicu oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat pemotongan suku bunganya.
Sementara itu, imbal hasil Treasury AS stabil, dengan obligasi 10 tahun berada di 4,4316% dan obligasi 2 tahun sedikit lebih rendah di 4,2992%. Imbal hasil yang meningkat terus membatasi kenaikan emas dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset tanpa imbal hasil.
Fokus pada Komentar Fed dan Data Ekonomi
Pelaku pasar menunggu pernyataan penting dari beberapa pejabat Federal Reserve minggu ini, termasuk Austan Goolsbee yang akan berbicara hari ini, yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan moneter. Data ekonomi AS yang akan datang, seperti laporan perumahan dan manufaktur, juga akan memengaruhi arah pergerakan emas.
Market Selling Point
Prospek Pasar untuk Emas
Outlook Jangka Pendek
- Skenario Bullish: Jika emas berhasil menembus resistensi di $2604,39, pasar dapat menargetkan level $2653,63 dan bahkan lebih tinggi hingga kisaran retracement $2663 hingga $2693.
- Skenario Bearish: Sebaliknya, penurunan di bawah $2536,85 dapat memperkuat skenario bearish, dengan potensi kerugian lebih lanjut menuju rata-rata pergerakan 200 hari di $2403, yang merupakan level indikator bearish utama.
Pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan dolar dan imbal hasil Treasury, karena kedua faktor ini terus menjadi elemen kunci dalam menentukan harga emas.









