Ketegangan Geopolitik Dorong Permintaan Safe-Haven
Harga emas menguat minggu ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik. Perang Ukraina memanas setelah Ukraina menggunakan rudal buatan AS untuk menyerang Rusia, yang mendorong Presiden Rusia Vladimir Putin menurunkan ambang batas penggunaan kekuatan nuklir. Pada Kamis pagi, kedua negara saling meluncurkan rudal, memicu kekhawatiran eskalasi yang dapat merugikan perekonomian global.
Latar belakang geopolitik ini mendorong investor beralih dari ekuitas ke emas, terutama setelah laporan pendapatan Nvidia yang mengecewakan, yang memperlemah sentimen risiko. Permintaan safe-haven untuk emas meningkat karena pelaku pasar mencari stabilitas di tengah ketidakpastian.
Dinamika Politik AS dan Prospek Pemotongan Suku Bunga Fed
Sementara itu, politik AS dan data ekonomi juga memengaruhi pasar emas. Mantan Presiden Donald Trump sedang membentuk kabinetnya, dengan perubahan kebijakan yang diharapkan tahun depan. Kebijakan ini diperkirakan akan merangsang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan harga konsumen. Akibatnya, pasar kini memperkirakan laju pemotongan suku bunga Federal Reserve yang lebih bertahap hingga 2025. Ekspektasi suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama kemungkinan akan menekan harga emas.
Meskipun demikian, para ekonom masih memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga pada Desember, terutama karena inflasi sejalan dengan ekspektasi. Namun, keputusan ini bergantung pada data mendatang, termasuk laporan PMI manufaktur dan jasa AS, yang akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang aktivitas ekonomi.
Analisis Fundamental Emas
Pada hari Jumat, AS akan merilis data PMI flash, yang merupakan indikator utama aktivitas bisnis. Estimasi menunjukkan bahwa PMI manufaktur akan naik dari 48,5 menjadi 48,8, sementara PMI jasa diperkirakan meningkat dari 55,0 menjadi 55,2.
- Jika data sesuai atau di bawah perkiraan, hal ini akan memperkuat alasan pemotongan suku bunga pada Desember, yang kemungkinan akan mendorong harga emas naik.
- Jika data melampaui ekspektasi, ini akan menunjukkan ekonomi yang tangguh, mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga dan memberikan tekanan turun pada harga emas.
Level Support dan Resistensi Kunci
Level Support:
- 2556,83: Swing low harian.
- 2550,52: Swing low 4 jam.
- 2350,26: Swing low harian.
Level Resistensi:
- 2791,10: Swing high harian.
- 2745,53: Swing high 4 jam.
- 2670,47: Swing high 4 jam.
Market Selling Point
Harga emas tetap dalam tren turun setelah kemenangan Trump dalam pemilihan presiden AS, yang mengubah ekspektasi pemotongan suku bunga Fed. Namun, ketegangan geopolitik kembali meningkatkan permintaan safe-haven, mendukung kenaikan harga. Sementara investor memantau perkembangan konflik Rusia-Ukraina, mereka juga akan fokus pada data aktivitas bisnis AS.
- Data ekonomi yang positif dapat mengurangi peluang pemotongan suku bunga Desember, memberikan tekanan pada harga emas.
- Data yang lemah dapat memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga, mendukung kenaikan harga emas dalam jangka pendek.
Saat ini, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau risiko geopolitik dan indikator ekonomi sebagai penggerak utama pergerakan harga emas









